Ekosistem Darat

 

Ekosistem Darat

Hallo teman-teman semua, apa sih yang kalian ketahui mengenai ekosistem darat?

Simak penjelasan berikut yaaa....

Ekosistem darat adalah suatu ekosistem, di mana lingkungannya berupa daratan atau dapat dikatakan sebagai suatu wilayah daratan, di mana terdapat kehidupan makhluk hidup termasuk lingkungannya. Dalam ekosistem darat terkandung beberapa komponen, yaitu komponen biotik dan komponen abiotik. Komponen biotik merupakan suatu komponen ekosistem darat yang mencakup makhluk hidup, seperti manusia, hewan, tumbuhan, dan organisme lain. Sedangkan komponen abiotik merupakan suatu komponen yang tidak hidup atau berupa benda mati, seperti air, tanah, batu, suhu, cahaya matahari, iklim, dan lain-lain. Ekosistem darat ini mempunyai karakteristik antara lain:

1)      Lingkungan fisiknya berupa daratan

Lingkungan fisik dari ekosistem darat terletak di wilayah daratan, namun dalam ekosistem darat masih dijumpai wilayah dengan perairan, di mana hal tersebut sebagai tambahan.

2)      Jenis hewan dan tumbuhan mengalami adaptasi sesuai dengan lingkungannya (daratan)

Terdapat berbagai jenis flora dan fauna yang hidup di ekosistem darat, sehingga hewan dan tumbuhan tersebut biasanya akan ikut beradaptasi di wilayah di mana dia hidup. Hal tersebut disebabkan daratan menjadi tempat hidup (habitat) dari flora dan fauna tersebut sehingga memunculkan beragam flora dan fauna yang khas tergantung dari karakteristik wilayah daratan yang dihuni.

3)      Mempunyai tipe struktur vegetasi dominan dalam skala luas

Ekosistem darat tidak hanya terdiri dari wilayah yang sempit, namun meliputi wilayah yang luas juga, sehingga ekosistem darat dapat disebut sebagai bioma.


Sumber gambar:

https://www.seluncur.id/wp-content/uploads/2019/12/jenis-jenis-ekosistem-darat.jpeg

Jenis-Jenis Ekosistem Darat

Ekosistem darat dapat dikenal sebagai bioma dan biasanya sebagian nama dari bioma diambil dari vegetasi berbagai tumbuhan yang hidup dominan di dalam bioma tersebut. Bioma ini terdiri dari berbagai jenis antara lain sebagai berikut:

1)      Bioma Sabana

Bioma sabana merupakan suatu ekosistem darat yang berupa padang rumput dengan dikelilingi oleh beberapa pohon. Sabana tersebut terletak di daerah yang beriklim tropis. Bioma sabana banyak terletak di wilayah Australia Utara, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan Kenya. Bioma sabana dapat dibedakan menjadi dua, yaitu bioma sabana murni (sabana yang terdiri dari satu jenis pohon) dan bioma sabana campuran (sabana yang terdiri dari beberapa jenis pohon). Jenis pohon yang hidup di bioma sabana, antara lain rumput, aucalyptus, acacia,dan tumbuhan gerbang.

2)      Bioma Hutan Gugur

Bioma hutan gugur merupakan suatu ekosistem darat yang biasanya terdapat di wilayah yang mengalami empat musim, misalnya Amerika Serikat bagian timur, Asia Timur, Chili, dan Eropa Barat.

3)      Bioma Tundra

Bioma tundra termasuk ke dalam bioma paling dingin. Bioma tundra dibedakan menjadi dua, yaitu tundra Arktik (jenis tundra yang terletak di daerah kutub utara) dan tundra Alpin (jenis tundra yang terletak di puncak pegunungan tinggi, seperti di puncak pegunungan Jaya Wijaya). Bioma tundra dapat ditemukan di wilayah kutub utara (Arktik), Finlandia, Rusia, Kanada, dan Siberia.

4)      Bioma Taiga

Bioma taiga terletak di daerah antara pemilik daerah dengan iklim sub tropis dengan daerah yang mempunyai iklim kutub. Selain itu, bioma taiga juga dapat ditemukan di daerah yang beriklim dingin. Beberapa daerah yang mempunyai bioma taiga, antara lain Alaska, Amerika Utara, Rusia, dan Semenanjung Skandinavia.

5)      Bioma Gurun

Gurun merupakan suatu padang yang memiliki ukuran sangat luas dengan sifatnya yang tandus karena curah hujan yang turun di daerah gurun sangat sedikit atau jarang terjadi hujan di wilayah gurun. Gurun yang terkenal di dunia yaitu gurun Sahara di Afrika dan gurun Gobi di Asia.

6)      Hutan Hujan Tropis

Hutan hujan tropis banyak ditemukan di daerah hutan yang mempunyai iklim tropis (daerah yang dilewati garis khatulistiwa). Beberapa daerah yang mempunyai hutan hujan tropis, antara lain hutan hujan tropis di lembah sungai Amazon, lembah sungai Kongo, dan di daerah Asia Tenggara (daerah Kalimantan, Indonesia).

7)      Padang Rumput

Padang rumput terletak di daerah tropis hingga daerah yang beriklim sedang. Beberapa daerah yang mempunyai padang rumput, antara lain Amerika Selatan, Hongaria, Australia, Rusia bagian selatan, dan beberapa daerah di Indonesia (terutama wilayah Nusa Tenggara).

Manfaat Adanya Ekosistem Darat

Dengan adanya ekosistem darat ini, dapat memberikan beberapa manfaat bagi makhluk hidup, yaitu sebagai berikut:

1)      Sebagai habitat berbagai makhluk hidup

2)      Mencerminkan bahwa kehidupan darat tersebut ada

3)      Sebagai sarana edukasi


Referensi:

Fatma, Desy. (2016). Ekosistem Darat: Pengertian, Ciri-Ciri, Jenis, dan Manfaatnya. https://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/ekosistem-darat diakses pada 28 April 2023 pukul 19.40 WIB.

https://web.syekhnurjati.ac.id/labmipa/ekologi-ekosistem-darat/ diakses pada 28 April 2023 pukul 19.42 WIB.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kerusakan Lingkungan

Apa Itu Pencemaran Suara?

Awas, Pemanasan Global !!!